5 Oleh Oleh Yang Sangat Populer Di Aceh


Oleh-Oleh Aceh - Aceh atau Banda Aceh dikenal sebagai kota yang Islam yang paling tua di Asia Tenggara, sebagaimana disebutkan dalam Wikipedia. Menjadi sebuah kota dengan peradaban Islam yang cukup maju membuat Aceh menyimpan daya tarik tersendiri yang menyebabkan banyak orang menaruh minat untuk mengunjungi kota berjuluk Serambi Mekah itu suatu hari.

Apabila ingin liburan dengan kesan yang berbeda, maka jangan sampai melewatkan kota Banda Aceh. Selain bisa menjelajahi sejumlah situs-situs bernuansa Islami yang megah dan bersejarah, Aceh memberikan banyak pilihan buah tangan untuk para pelancong dari luar Sumatera. Penasaran? Berikut ini oleh-oleh khas Aceh yang sering diburu oleh wisatawan


1. Ija Kroeng



Sebagai pakaian yang sangat mencerminkan umat Islam Indonesia, sarung selalu diminati banyak orang, salah satunya yang dari Aceh, Ija Kroeng. Selain dapat digunakan dalam kegiatan ibadah utamanya sholat dan mengaji, sarung juga menjadi alat serbaguna, untuk selimut misalnya. Kelebihan dari Ija Kroeng adalah jenis sarung ini dibuat dengan metode home made dan menggunakan kain katun seluruhnya sebagai bahan baku pembuatan.


Bahkan katun tersebut di datangkan langsung dari India namun proses penenunannya dilakukan di daerah Tangerang sebelum nantinya dikirim ke Aceh untuk dijadikan sarung serta dipasarkan ke konsumen. Sarung ini diproduksi dengan warna utama hitam dan putih dan sangat cocok bagi orang dewasa maupun anak-anak.


2. Batik Aceh



Batik adalah jenis kebudayaan di Indonesia yang telah tersebar di penjuru Nusantara, tidak hanya Batik Jawa yang sudah terkenal, ada juga Batik Aceh yang sudah ada sejak zaman kerjaan, abad 13 M. Hal ini dibuktikan dengan berbagai macam batu nisan raja-raja Aceh tepatnya yang berbentuk batik.


Sekarang ini batik ceh telah memiliki banyak motif yang sarat akan makna. Setiap motifnya dikatakan memiliki makna tersirat yang berbeda antar satu dengan yang lain. Ada motif senjata tradisional Aceh, Rencong serta motif-motif lainnya, sebut saja Bunga Jempa, Awan bergerak, Pucuk rebung, pintu Aceh, Gayo, dan masih ada motif-motif lain yang juga indah mempesona.


3. Peundeung


Peudeung yang digunakan untuk mencincang. Berbeda dengan rencong yang biasanya dipakai untuk menikam musuh. Untuk membedakan antara satu jenis dengan jenis yang lain, maka perlu diketahui bilah atau mata pedang tersebut.

Ada bermacam-macam bentuk pedang yang populer di kalangan masyarakat Aceh, seperti Peudeung Tumpang Jingki yang memiliki panjang sekitar 70 cm dengan gagang berbentuk mulut yang terbuka dan biasa dibuat dari tanduk dan mata pedangnya dari besi.

Ada juga Peudeung Ulee Meu-apet yang diistimewakan karena dianggap memiliki kekuatan spiritual, sehingga hanya dibuka dari penutupnya saat acara tertentu. Bedanya dari pedang lain adalah karena jenis ini menggunakan sejenis penahan di gagangnya.


4. Siwah



Senjata ketiga masyarakat Aceh selain Rencong dan Peudeng adalah Siwah yang juga berbentuk mirip rencong. Perbedaan yang mencolok antara Siwah dan rencong ada pada ukuran dan panjangnya. Untuk siwah memiliki ukuran yang lebih besar dan juga memiliki panjang yang lebih tinggi. Selain digunakan untuk mengusir penjajah, siwah juga digunakan sebagai aksesoris bagi orang-orang yang ada di kerajaan.

Saking berharganya barang ini, banyak yang dibuat menggunakan emas asli yang pasti mahal harganya. Hingga sampai sati ini benda ini memiliki harga jual yang tinggi karena sudah sulit untuk menemukannya dan mungkin hanya tersisa beberapa biji saja di dunia. Selain karena kelangkaannya, juga karena Siwah dibuat dengan sangat mewah. Sebut saja yang dari dibuat dari emas, namun ada juga yang ditambah jenis permata yang ditaruh pada gagang dan sarung penutupnya.


5. Rencong


Senjata tradisional khas suku Aceh yang paling terkenal adalah rencong. Selain sebagai alat untuk bertempur, ternyata juga melambangkan keberanian, identitas diri, dan ketangguhan dari para pemiliknya. Bahkan pada masa kesultanan Aceh, rencong selalu diselipkan oleh para raja dan pembesar istana di pinggang mereka. Selain sebagai alat untuk menyerang juga sebagai pelambang wibawa para raja.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Oleh Oleh Yang Sangat Populer Di Aceh"

Posting Komentar