5 Tempat Angker Yang Ada Di Manado, Sulawesi Utara

Tempat Angker Manado - Setiap daerah pasti memiliki tempat yang dikeramatkan atau tempat yang angker, entah itu mitos atau fakta tapi hal itu selalu menarik di telinga masyarakat. Dunia lain seakan hanya sebatas tembok dengan dunia Manusia, bisikan dan cerita tentang mahkluk kasat mata masih jelas kita dengar. Seperti di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya terdapat beberapa tempat yang dikenal angker. Dari mitos yang di percaya warga tempat tersebut tidak bisa sembarangan, jika lalai nyawa bisa melayang, berikut ini tempatnya


1. Jalan AA Maramis

Jalan dua arah ini akan dilalui pertama kali oleh para pengunjung dari luar daerah yang datang menggunakan pesawat turun di Bandara Sam Ratulangi. Dari Bandara Sam Ratulangi untuk ke pusat Kota harus melintasi jalan ini. Kendaraan yang melintas di jalur ini juga kebanyakan berkecepatan tinggi terlebih di atas Pukul 22.00 Wita. Jalan ini dikenal angker sebab hampir setiap bulan selalu ada karangan bunga di pinggiran jalan pertanda ada yang meninggal karena kecelakaan.

Pengendara yang sering melintasi jalur tersebut saat tengah malam mengaku sering melihat hal aneh berada di pinggiran jalan. Bahkan ada seorang sopir pernah berbagi kisah bahwa ia sempat melihat sesuatu yang aneh melintas depan mobil, hal itu hampir membuatnya kecelakaan.


2. Patung Menari

Tempat yang dikenal angker juga ada di pusat perkotaan Manado. Salah satunya patung sepasang pria dan wanita yang memperagakan tarian Maengket di Taman Budaya Sulut di Jalan Maengket No 31. Sering warga yang melintasi lokasih tersebut mengaku melihat dua patung itu bergerak layaknya manusia. Ada yang meyakini hal tersebut ada juga yang menganggap cerita itu hanya omong kosong sebagian orang.


3. Jalan Ring Road

Tak jauh berbeda dengan Jalan AA Maramis, di jalan Ring Road Manado juga rawan kecelakaan, akses dua jalur membuat kendaraan jarang melambatkan kecepatan. Beberapa kecelakaan besar pernah terjadi di jalan tersebut Sopir yang biasa melintasi jalur tersebut banyak mengaku sering diganggu mahkluk halus. Seperti suara teriakan dalam mobil yang tak ada penumpang dalam keadaan melaju. Terowongan di jalan tersebut juga lebih memperjelas suasana angker saat melintasi jalan tersebut tengah malam.


4. Pos 2 Gunug Klabat

Bagi yang pertama kali mendaki Gunung Klabat pasti akan heran saat melintasi Pos 2. Beberapa sudut pada Pos dua yang menjadi tempat singga itu memiliki kesan angker yang sangat kuat. Batu besar serta topi koboy yang penuh lumut diyakini ada sejak lama. Beberapa pendaki mengaku ada yang sering memberikan sesajen di Pos 2, dengan keyakinan pendakian aman. Ada juga yang mengaku sering mengalami kejadian aneh di Pos tersebut, dari headlamp mati tiba-tiba saat malam hari sampai suara minta tolong sering terdengar dan sosok tanpa wajah. 


5. Manado Beach Hotel

Manado Beach Hotel (MBH) di Desa Mokupa Kecamatan Tombariri,  yang diresmikan Presiden Soeharto pada tanggal 11 September 1991 merupakan hotel bintang pertama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Namun, dua puluh dua tahun kemudian kondisinya bisa dilukiskan dengan tiga kata berikut ini kusam, kumuh dan angker.  Hotel itu sampai saat ini tidak terurus. Keangkerannya juga tidak usah diragukan, sebab tempat itu menjadi lokasih uji nyali.

Warga sekitar mengaku saat malam hari sering terdengar suara banyak orang dalam hotel. Suasana itu biasa terdengar saat hotel masih beroperasi, tapi sekrang warga yakin itu mahkluk halus.  Bagi yang bernyali tebal bisa melihat secara langsung kondisi hotel yang masih lengkap, mulai dari pernak pernik sampai isi dalam kamar.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Tempat Angker Yang Ada Di Manado, Sulawesi Utara"

Posting Komentar